Kesejahteraan Emosional di Tempat Kerja: Strategi Psikologi Positif untuk Karyawan

Kesejahteraan Emosional Di Tempat Kerja

Kesejahteraan Emosional di Tempat Kerja: Strategi Psikologi Positif untuk Karyawan

Kesejahteraan Emosional, atau Emotional well-being dalam bahasa inggris, adalah kemampuan kita untuk mengatur emosi saat menghadapi tekanan dan tantangan sehari-hari di tempat kerja. Saat kita memiliki kesejahteraan emosional yang baik, kita mampu mengatasi situasi sulit dengan pandangan optimis, proaktif, dan pemecahan masalah.

Pentingnya Kesejahteraan Emosional

Laporan tahun 2021 dari perusahaan analisis global Gallup menemukan bahwa hanya 34% dari orang Amerika yang menilai kesejahteraan emosional mereka sebagai “excellent” – merupakan angka terendah dalam sejarah.

Gallup juga melacak metrik yang mereka sebut sebagai “engagement” karyawan; sebuah ukuran seberapa antusias dan berkomitmen karyawan terhadap tempat kerja mereka. Tingkat engagement yang tinggi memiliki dampak positif pada produktivitas, pelayanan pelanggan, kesehatan karyawan, dan kesejahteraan umum. Bahkan, penelitian oleh Gallup telah menunjukkan bahwa tenaga kerja yang berdedikasi meningkatkan profitabilitas perusahaan sebesar 21%.

Menurut penelitian Gallup:

Engagement dan kesejahteraan saling mempengaruhi – masing-masing memengaruhi keadaan masa depan yang lain. Mereka juga saling menambah – masing-masing memberikan kontribusi unik namun saling melengkapi terhadap pemikiran, perasaan, perilaku, dan hasil kinerja karyawan. Ketika mereka bekerja bersama, mereka menjadi pendorong super untuk tempat kerja yang berkembang dan produktif … ketika karyawan terlibat dan berkembang di tempat kerja, kelelahan berkurang dan produktivitas meningkat.”

Bagaimana Cara meningkatkan Kesejahteraan Emosional di Tempat Kerja?

Kita mungkin pernah merasakan dampak dari kesejahteraan emosional yang buruk di tempat kerja, antara lain :

  • Produktivitas menurun
  • Semangat karyawan yang rendah
  • Laba berkurang
  • Tingkat pergantian karyawan yang tinggi

Kabar baiknya adalah meningkatkan kesejahteraan emosional di tempat kerja lebih mudah dari yang terlihat dengan dukungan dan bimbingan yang tepat. Berikut beberapa tips untuk melakukannya.

  1. Kesadaran Emosional

Bagian Penting dari mengelola kesejahteraan emosinal adalah menyadari emosi yang kita alami, dan bagaimana cara kita menanggapinya. Langkah pertama untuk mengendalikan emosi adalah melalui kesadaran diri. Kesadaran diri mengajarkan Anda untuk tidak terlalu menanggapi emosi Anda, tetapi untuk mengakuinya dengan cara yang tidak arogan. Dengan cara ini, Anda dapat memiliki kontrol lebih besar atas bagaimana Anda menaggapi emosi Anda.

  1. Komunikasi

Merupakan hal penting untuk dapat menyampaikan perasaan Anda dengan cara yang membangun. Jika Anda merasa frustrasi dengan anggota tim, daripada “memarahi” mereka, bicarakanlah bagaimana Anda dapat bekerja sama untuk menyelesaikan masalah. Komunikasi adalah jalan dua arah. Biasanya, melalui komunikasi yang saling memahami, masalah dapat diselesaikan dengan baik untuk kebaikan kedua belah pihak.

  1. Membangun Ketahanan Emosional di Tempat Kerja

Ketahanan Emosional memiliki peran penting dalam kesejahteraan emosional, terutama di tempat kerja.

Dasar-dasar ketahanan di tempat kerja adalah:

  • Pandangan yang optimis
  • Pengelolaan emosi yang sulit atau ekstrem
  • Lingkungan kerja yang aman
  • Jaringan dukungan sosial

Dengan adanya manajemen emosi ini, memungkinkan untuk menghadapi tuntutan kompleks di tempat kerja tanpa ada perasaan stres dan kecewa.

  1. Kepemimpinan

Kesejahteraan emosional tidak hanya memengaruhi karyawan, para pemimpin pun menghadapi banyak tantangan yang dapat dengan mudah mengganggu kesejahteraan emosional mereka. Ironisnya, banyak faktor yang menyebabkan stres pada pemimpin seperti berurusan dengan tim yang tidak terorganisir, memediasi konflik internal, berjuang untuk mencapai target. Kita perlu secara aktif menciptakan budaya tempat kerja yang sadar akan pentingnya kesejahteraan emosional bagi para pemimpin dan karyawan.

  1. Perubahan Struktural

Menumbuhkan kesadaran yang lebih besar akan kesejahteraan emosional di tempat kerja tentu saja sangat penting. Namun, penting juga untuk melihat struktur dan proses yang Anda miliki, dan memastikan bahwa tim Anda dibentuk untuk sukses, bukan gagal. Ini berarti menetapkan tujuan yang jelas untuk setiap anggota tim, sehingga setiap orang menyadari peran yang mereka mainkan, dan apa tanggung jawab mereka.

Tujuan yang jelas harus dibarengi dengan proses yang memberdayakan karyawan Anda untuk proaktif dan mengambil inisiatif. Ini berarti menetapkan tujuan yang realistis sehingga setiap orang dapat mengetahui pencapaian tim, mendorong aliran komunikasi dan umpan balik yang terbuka sehingga kemenangan dapat dipantau, dan tim Anda dapat beradaptasi dengan situasi yang berubah.